Fakultas

Prodi FE Unimed siapkan diri untuk Akreditasi Internasional (ABEST dan AACSB)

Medan – Dalam rangka untuk mewujudkan unimed menjadi World Class University. Untuk mewujudkan tujuan tersebut unimed harus mendapatkan akreditasi Internasional . Salah satu akreditasi internasional adalah ABEST-21 (The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow, a 21st Century Organisation) dan AACSB (Association to Advanced Collegiate School of Business). Unimed agar dapat terakreditasi ABEST-21 dan AACSB menggelar acara Sosialisasi ABEST-21 dan AACSB di Ruang Sidang A gedung Biro Rektor lt 3 pada hari Rabu (17/18) menghadirkan narasumber Prof. Eko Ganis Sukoharsono, M.Com-Hons, CSRA, Ph.D. Ketua penjaminan Mutu Universitas Brawijaya dan salah satu asesor dari AACSB untuk indonesia.

Acara sosialasi dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rekor II, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV, Direktur Pascasarjana, Dekan FE, Wakil Dekan I FE, Wakil Dekan II FE, Wakil Dekan III FE, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, tim penjaminan mutu tiap fakultas serta para task force.

ABEST 21 dan AACSB merupakan badan akreditasi internasional yang khusus dalam bidang bisnis. ABEST 21 berasal dari tokyo, Japan sedangkan AACSB badan akreditasi internasional yang berasal dari Florida, USA.

Wakil Rektor I Prof. Abdul Hamid K. mewakili Rektor Unimed dalam pembukaannya mengatakan terima kasih atas kedatangan Prof. Eko Ganis Sukoharsono ke Unimed untuk memberikan sosialisasi mengenai ABEST 21 dan AACSB. ”Sosialisasi ini diperlukan mengingat Unimed terpilih oleh Kemenristekdikti untuk menjadi World Class University dan untuk mewujudkan hal tersebut Unimed harus mendapatkan akreditasi Internasional.” ujar Prof. Abdul Hamid.

Lanjut Prof. Abdul Hamid mengatakan diharap dengan adanya sosialisi ini Unimed kuhusunya Fakultas Ekonomi yang merupakan salah satu fakultas yang paling banyak diminati dapat mempersiapkan diri agar bisa masuk dan mendapatkan akreditasi internasional dari ABEST 21 dan AACSB yang merupakan akreditasi internasional khusus dalam bidang pendidikan ekonomi dan bisnis.

Narasumber Prof. Eko Ganis Sukoharsono dalam paparannya mengatakan perlunya akreditasi internasional 1) Untuk mengkonfirmasi dan sertifikasi sistem dan kualitas pendidikan secara eksternal 2) dapat melanjutkan untuk mengembangkan kualitas sistem pendidikan dalam pengajaran. 3) Memberikan asuransi bahwa lulusan dapat bersaing secara global 4) menciptakan brand tersendiri bagi kampus tersebut 5) Bergerak maju dari akreditasi nasional menjadi akreditasi internasional.

Lanjut dalam paparannya Prof. Eko Ganis mengatakan agar dapat terakreditasi internasional oleh AACSB terbagi atas 4 tahapan yaitu menjadi member dari AACSB, mendaftarkan untuk diakreditasi (preakreditasi), proses akreditasi awal, dan mempertahankan akreditasi dengan memberikan laporan atau progres dari universitas setiap tahunnya dan untuk mendapatkan akreditasi dari ABEST 21 universitas harus memenuhi 18 standar. Unimed tidak kalah dengan universitas yang telah mendapatkan akreditasi dari ABEST 21 karena itu Unimed pasti dapat masuk dan terakreditasi internasional oleh ABEST 21 dan AACSB. (Humas Unimed)